balada pulang kampung

pulang kampung mungkin adalah masa-masa yang paling diinginkan para perantau payah yang berkedok mahasiswa, termasuk gue.
akhirnya setelah kurang lebih enam bulan gue berstatus pengangguran yang berlindung dibalik nama besar kampus gue, saat ini gue bisa bermesraan lagi dengan pacar lama. ternyata dia masih tetap memuaskan, oh kasurku.

pulang kampung dalam kamus besar bahasa Indonesia Gaul sering disebut BABU. ia, benar sekali. orang yang pulang ke rumah untuk berlibur biasanya memang sering dibebaskan dari liburan itu sendiri. menjadi pembantu tanpa tanda jasapun gak bisa dipungkiri.
semua yang berbau pekerjaan rumah seolah didesentralisasikan dari tanggung jawabnya mama menjadi tanggungjawab gue sepenuhnya.
karena gue punya adik cewek yang mulai menuju tahap ababil dan dia ternyata adalah mutan yang punya kelebihan tiap hari harus ngukurin jalan dari rumah gue ke rumah temennnya karena kalo dia gak ngelakuin ritual itu maka penyakit korengan di kakinya bakal kambuh permanen.

ade gue ini suka banget dengan yang namanya jalan. dia bakal ngerasa kiamat ketika sehari aja dia nggak nginjak jalanan. dan dengan menjadi remaja jam terbang penuh maka otomatis dia gak bisa ngebantuin gue bat ngerjain berbagai tugas rumah mulai dari ngepel sampe ngepel lagi.

ini dia ade gue yang sangat luar biasa dunia akhirat itu :

cantik bukan? emang sih kelihatan agak lebih tua dari gue. liatin deh, hidungnya juga mancungan gue. yah kesimpulannnya meskipun dimake up sebagaimana hingga tetep aja gak bisa ngalahin pesona kakaknya yang dianugerahi kecantikan luar dalam oleh dewi dari langit.

ade gue di atas itu namanya puput. Alhamdulillah juga sih setelah gue tinggalin enam bulan dia udah punya sedikit ketambahan ilmu dalam bidang ilmu pengetahuan umum. dia udah nyebut mens sebagai menstruasi dan tidak lagi di sok inggris-inggriskan menjadi kaming mun. setidaknya dia udah tahu kalo kaki ubur-ubur itu namanya tentakel bukan sedotan yang paling mengesankan dia udah tau artinya ndeso itu orang desa dan bukan internet. gue juga biongun sebenarnya dari aspek mana hingga ade gue bisa mengambil kesimpulan begitu cepat bahwa ndeso itu artinya internet. dia udah banyak kemajuan. meskipun idungnya gak maju-maju juga sih.

banyak hal baru yang bisa gue lihat dari ade gue sekarang. mulai dari tiap habis mandi dia udah sering pake vitamin rambut yang dulunya itu dia make minyak bekas goreng ikan. alhamdulillah.
gue sadar banyak hal yang gue lewatkan selama gue pergi menuntut ilmu. gue agak bingung sih dengan kata menuntut ilmu, padahal menurut gue ilmu gak perlu dituntut, kan dia gak salah apa-apa...

Selamat Ulang Tahun bumi....:)




mungkin gue agak terlambat publishin tulisan tentang hari ulang tahun bumi ke 2012 yang sudah disepakati manusia. entah bumi mau atau tidak disepakati seperti itu, tapi apa daya, bumi gak bisa protes tentang apapun yang disepakati manusia tentang dirinya termasuk juga persoalan umurnya sendiri. untung aja gue gak jadi bumi. bayangin aja, lo jadi tempat yang nampung banyak orang dan orag-orang yang lo tampung bakal dengan seeenak jidat bakal melakukan kesepakatan-kesepakatan soal diri lo. gak punya prikebumian banget gitu loh.

perayaan hari ulang tahun bumi inipun dilakukan dengan berbagai cara oleh berbagai jenis manusia yang ada di punggungnya.
mulai dari niup terompet, pasang petasan, pesta topeng sampai dengan dugem to the max.

pernah mikir gak sih kalo apa maunya bumi saat dia ulang tahun?
pernah gak sih kita mikir kalo bumi juga punya keinginan-keinginan untuk dirinya kedepan setelah dia ulang tahun?
pernah mikirin perasaannya bumi gak sih yang pas ulang tahun malah disodorin petasan yang bakal bikin global warming tambah cepet?

kita selaku makhluk tuhan paling egois malah gak pernah mikirin masalah itu. kita justru mikir bahwa bumi adalah pelengkap hidup kita.
hallo? kalo bumi itu pelengkap hidup kita, itu artinya kita gak lengkap tanpa bumi. kita ganjil tanpa dia.

bumi mungkin punya beberapa keinginan yang baik untuk dirinya dan untuk kita juga. layaknya manusia, bumi juga ingin dirawat. sama halnya dengan bersolek pada wanita, bumi juga ingin mempercantik dirinya. tidak dengan jutaan sampah yang kita buang sembarangan tiap harinya, tapi dengan jutaan pohon yang dia harap bisa kita tanam di punggungnya agar tidak membuat kulitnya kekeringan hingga ia merasa minder terhadap planet lain yang tidak ada penghuninya namun justru lebih baik daripada dia.

bumi juga mungkin pernah punya mama sama papa. bahkan mungkin bumi punya kakak dan adik yang harus dia biayai. seperti halnya manusia, ketika kita ingat keluarga kita, kita akan selalu mendoakan yang terbaik untuk mereka. tapi apa pernah pada saat bumi ulang tahun dan kita mendoakan dia beserta keluarganya?
gak sama sekali.
saat bumi ulang tahun kita malah asik di punggungnya, melakukan hal-hal yang mungkin dia gak suka mulai dari masang petasan sembarangan sampai dengan ngadain lomba ciuman terlama buat nyambut ulangtahunnya.
kita ngelakuin apa yang kita suka saat bumi ulang tahun. kita gak pernah mikirin dan bahkan kita gak mau peduli apa yang sebenarnya diiinginkan bumi.

coba aja tiap ulang tahunnya bumi ada gerakan tiap orang mungutin lima sampah di sekitarnya, mungkin kota besar gak bakalan banjir kalo lagi musim hujan gini.

akhir kata, di tahun 2012 ini gue janji sama diri gue sendiri, gue gak bakal ngebiarin sampah dibuang sembarangan melalui tangan gue. gue bakal mulai buang sampah pada tempatnya dari diri gue sendiri.

WHY ALWAYS DOCTOR?

Ketika ditanyakan apa cita-cita dari sepuluh orang, tujuh dari sepuluh akan menjawab menjadi dokter, satu orang menjadi artis, satu orang menjadi guru, dan yang satunya lagi ingin jadi orang yang sejahtera di dunia dan masuk surga nantinya. Ya, cita-cita menjadi dokter adalah cita-cita kebanyakan orang yang hanya sebagian kecil saja yang bisa mewujudkan. Bahkan ada beberapa wanita yang berprinsip “kalau aku tidak bisa jadi dokter, maka suamiku haruslah seorang dokter”.
Satu hal menggelitik yang muncul dalam benak kita yaitu kenapa sih harus dokter yang dipilih oleh kebanyakan orangcita-cita mereka? Nah, di tulisan kali ini gue akan mencoba mengungkap rahasia dibalik kata dokter yang mampu menghipnotis banyak orang tersebut.
Alasan pertama mengapa dokter yang dipilih sebagai cita-cita adalah karena dokter rata-rata memiliki peran yang kalem dalam sinetron. Dokter juga biasa digambarkan dengan wajah-wajah yang enak untuk dilihat. Dalam sinetron, dokter adalah salah satu peran protagonist yang akan selalu berkata “kami sudah mengusahakan yang terbaik”. Peranan dokter yang sangat memukau yang sering diangkat dalam sinetron Indonesia kemudian menjadi alas an pertama kenapa dokter menjadi impian banyak orang.
Yang kedua, dokter adalah pekerjaan yang membuat semua orang rela mengantri untuk memberikan uang kepadanya. Percaya atau tidak percaya, bahwa antrian yang sangat panjang di ruang tunggu seorang dokter selalu berbanding lurus dengan tebalnya dompet atau jumlah nol dalam saldo rekening seorang dokter.
Alasan ketiga yaitu seorang dokter adalah orang yang paling dipatuhi dan dipercaya di dunia. dalam poin ketiga ini anda bisa langsung membuktikannya sendiri. Silahkan lalui poin kedua, kemudian masuklah ke ruang dokter, dan cobalah untuk menghitung berapa banyak kata “ia” yang anda ucapkan selama menjalani pemeriksaan dari dokter. Ketika anda memasuki ruang dokter, maka kata “ia” akan menjadi otomatis. Maka sangat jarang ditemukan kasus seorang pasien menolak resep obat yang diberikan oleh dokter.
Alasan ke empat adalah alas an yang paling penting dan paling banyak menjadi landasan pemikiran anak TK yang sangat terobsesi menjadi dokter bahkan permainan dokter-dokteran adalah permainan yang berada di chart pertama mengalahkan barbie. Selain karena punya kebebasan untuk suntik-suntikan, seorang dokter juga identik dengan pakaian serba putih. Nah, pakaian dari seorang dokter inilah yang menarik perhatian para anak TK. Dimana ketika mereka sangat terobsesi menjadi seorang ibu peri yang identik dengan warna putih pula namun mereka tahu bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi karena untuk menjadi seorang ibu peri maka mereka harus menjadi ibu terlebih dahulu sebelum bermetamorfoself menjadi peri. Hal itu sangat tidak mungkin mengingat umur mereka yang baru berkisar lima tahun. Oleh sebab itu maka dokterpun sebagai pilihan kedua naik kelas menjadi pilihan pertama.
Empat alas an di atas adalah alasan mengapa kemudian dokter menjadi pilihan banyak orang sebagai cita-cita. Tidak terbatas pada manusia, boneka susan pun ingin menjadi seorang dokter. Dan jika berbicara masalah cita-cita, gue masuk dalam kategori orang yang ingin sejahtera di dunia dan masuk surge nantinya. Meskipun udah ada empat alasan keren mengapa harus dokter, namun gue punya alasan yang lebih keren lagi tentang mengapa harus sejahtera di dunia dan masuk surge nantinya. Gue milih kategori itu karena gue ingin jadi seseorang yang punya rumah sakit. Gue gak jadi dokter, tapi gue bisa ngatur dokter. Itu cita-citaku, apa cita-citamu?

Hanya terlalu

Terlalu gampang untuk diingat, dimaafkan, dimengerti, dicintai dan disayangi..
Terlalu Indah untuk dilupakan, disakiti, diabaikan, dan dibenci..
Terlalu enteng untuk dibuang, dimaki, dan dibunuh..
Terlalu sulit untuk dienyahkan, disisihkan dan dihempaskan..
Terlalu penting untuk ditepiskan, dicerca dan dikucilkan..
Terlalu simple untuk tidak diingat, dan tidak dimasukkan dalam hati,,
Terlalu sakit untuk cepat dilepaskan tanpa menyayat nadinya,,
Terlalu rindu untuk sesuatu yang tak terlalu penting, yang mungkin saja tidak merindukanku,,
terlalu lama untuk sesuatu yang belum tentu pasti terjadi..
terlalau lelah untuk menunggu terlalu lama,,
Terlalu mudah untuk mengatakan "tidak apa-apa, aq maafkan"..
terlalu bahagia untuk sepi, untuk sendiri merenung diri..
terlalu ingin untuk mengatakan "ia" pada sosok belahan jiwa..
Terlalu mengemis untuk hanya sebuah pengharapan tak bertepi..
terlalu menanti untuk bayang semu yang tak kunjung pasti..
terlalu berharap untuk dirimu yang tak tentu mengharapkanku
dan semua yang terlalu tentangmu...

hanya luka yang terkadang kau berikan..
hanya janji yang terkadang kau lupakan begitu saja tanpa rasa bersalah..
hanya saja aq terlalu dan sungguh terlalu..
hanya perih yang terkadang ku resapi sendiri,,
hanya letih yang kurasa setelah mengingat kembali..
hanya senang setelah semua ku hadapi dengan senyuman..
hanya cinta..
hanya cinta yang kau beri dan ku rasa itu lebih dari cukup..
hanya kamu..
semua hanya tentang seseorang,,,
dan hanya tentang seseorang..

31 november-3 desember

laporan untuk empat hari belakangan adalah tentang kesadaran gue akan susahnya hidup di goa. gue gak bisa ngebayangin ada orang, telanjang, makannya pake daun pisang, dan kadang cebok juga pake daon pisan karena pasti mereka gak punya tisyuw.
tapi kali ini gue gak bakal membahas lebih jauh kenapa harus daon pisang yang kemudian menjadi adalan para manusia yang hidup di goa, tapi gue bakal lebih negbahas tentang kesamaan gue dan manusia goa yang mari kita sepakati untuk menyingkat namanya menjadi MAOA. emang sih hampir mirip mawar namanya. tapi mudah-mudahan aja nasibnya gak mirip mawar.

nah, udah empat hari belakangan gue berasa jadi orang yang hidup di goa. gimana nggak, gue buat p***s doag harus nyari aer kek riski nyari amira tau nggak. susah banget.
kekeringan melanda rumah gue tepat setelah gue menyadari bahwa pakaian kotor gue numpuk. dan keadaan ini makin diperparah oleh datagnya tamu bulana malam ini dalam keadaan rumah yang kering kerontang tanpa air sang belahan pondasi. (re : belahan jiwa).

apakah yang akan terjadi pada kehidupan gue esok pagi, entahlah. mungkin gue hanya bisa bangun dengan keadaan bersimpuh darah dan berteriak "siapa pelakunya???" sambil memegang sprai erat-erat.
yang jelas, mau tidak mau, suka ataupun tidak suka, primus sudah punya istri. sekian.

#salahGalau


salah galau lebih berbahaya daripada lupa bawa kaca ke kampus. CAMKAN ITU!!!

FIKTIF

Taukah bahwa air laut tak seasin kelihatannya? Terlihat biru nan segar. Tapi ternyata lengket dan berpasir!

Tak selamanya yang putih itu sutra. Putih juga terkadang adalah awan yang gampang terbawa angin dan kadang ia tak mampu mempertahankan keperawanannya hingga berubah kelabu jika hujan akan turun.

Tak ada detik yang sama.
Semua begitu istimewa.
Tapi entah jarum yang sudah menyerah pada waktu, atau waktu yang terlalu lelah berjalan beriringan dengan jarum.

Kelabu.
Warnya yang gelap, selalu berjalan mengikuti perputaran bumi pada porosnya.
Membentang asa ke arah lampau.
Semakin kedalam semakin berjerami.
Hingga jerami itu menguning dan berubah menjadi ranjau yang akhirnya menenggelamkan asa dalam wujud pedih.

Pernah berharap untuk menambah warna pelangi dengan kelabu.
Tapi ternyata kelabu menenggelamkan seluruh warna pelangi.

Datar.
Datar di daerah bergelombang.
Hingga terasa tak bergelora.
Sampai peluh menetes di kerongkongan yang hanya ingin mengucap satu tanya,
mengapa?

 

Presiden Kelinci © 2012 | Muda, Bermutu dan Selera Semua Umat
Redesigned by @sleepingpasa