kamu lagi

hampir capek seluruh sel dallam raga ini menerima semua sinyal dari dirimu yang saat ini makin ada, makin nyata, dan makin terjangkau.
kamu, sang calon teman bereproduksi yang saat ini mulai merambah era realitas dalam rana seorang viny

maaf karena aku sempat merasa capek mengejar duniamu yang kurasa begitu cepat. kamu yang begitu asik dengan duniamu. bahkan kamu kadang tidak sadar kalo kamu gak cuma lari tapi terbbang. kamu lupa kalo aku masih di bumi. kadang aku mikir, gimana kita bisa sama-sama kao tempat kita berpijak saja sudah beda.

kini aku tau apa yang membuat kamu begitu asik dengan duniamu. dunia yang kini adaalah irisan duniaku. duniaku yang serngmembuatku hampa. hampa yang sering membaawa masalah. aku heran, bukankah hampa berarti tidak ada apa-apa, dan tidak ada apa-apa berarti tidak ada masalah?

satu yang ingin aku ungkapkan di sini, untukmu sang positif. selamat menjadi aku.

negatif

siapa bilang yang negatif itu rugi?
siapa bilang yang negatif itu kurang?
siapa bilang yang negatif itu ganjil?
siapa bilang yang negatif itu jahat?

bukankah yang negatif menguntungkan yang positif hingga ia kelihatan lebih baik? bukankah yang negatif rela menjadi yang jelek hanya untk memunculkan aura baik dari positif?

apa kurangnya negatif?
bukankah ia rela menjadi lebih dibawah agar bisa memperlihatkan bahwa yang positif itu lebih?

kenapa bisa negatif itu ganjil?
bukankah ia menggenapkan yang positif?
bukankah negatif memunculkan kebaikan positif?

kamu adalah positif yang akan selalu lebih dan aku lebihkan selaku negatifmu.

untuk saudara-saudaraku, yang tidak sempat jadi

hari ini gue selaku makhluk Tuhan yang gak terlalu sexy, disadarkan oleh salah satu materi basic study skill gue di universitas. bahwa gue adalah seorang petarung yang gagah berani meskipun kadang-kadang loyo.
gue adalah seorang kompetitor yang mampu mengalahkan lima juta pesaing gue lainnya meskipun pada saat itu gue masih lebih mirip kecebong daripada anak ikan.

ketika gue mengalahkan lima juta sodara gue yang gak sempat jadi, maka dengan itu pula gue menanggung cita-cita lima juta sodara gue yang gue bantai tersebut. gue tau bahwa mereka juga sangat ingin merasakan dunia. dimana ada es batu, teh kotak, dan ulat bulu. mereka juga sudah bosan berada di dalam saluran kecil bernama titik-titik di bagian titit.

gue juga gak ngerti kenapa gue yang menang. apa karena saat itu gue kerasukan rohnya batman atau mungkin pesaing gue jauh lebih loyo. yang jelas sebenarnya gue bahkan gak ngerti kenapa gue gituloh ! kenapa gueee???

gue selaku the winner of pertarungan di dalam baskom di perut Ibu, harus lahir di Indonesia dengan bantuan seorang dokter entah cowok apa cewek gue gak sempet nanya ke mama. gue sih bingung aja. gue lahir, gue gede, gue pup, dan gue patah hati. itu terjai di negara tercinta Indonesia Raya Ta'ala.

gue lahir di negara yang katanya nilai dan normanya udah mulai pudar. gue yang notabene adalah mahasiswa baru umur 18 tahun, saat ini harus berdialegtika dengan berbagai macam permasalahan mengenai negri tercinta. katanya sih gue adalah salah satu yang bertanggung jawab untuk mengembalikan nilai-nilai yang pudar demi masa depan bangsa. loh?

kenapa gue lagi coba? sedangkan nilai dan norma yang gue lihat dari dulu yah begini, apa coba yang bakal gue kembalikan sedangkan yang pudar aja gue gak tahu kalau yang mana. atau mungkin saking banyaknya gue bingung.

gue cuman pengen berbagi aja kepada kita semua selau para pemenang, bahwa kita bahan harus menanggung cita-cita yang sebenarnya dalam hal menentukan cita-cita itu sendiri kita tidak ada andilnya sama sekali. kemudian kita harus bertanggung jawab atas apa yang dimulai oleh mereka. gue juga bingung harus melanjutkan dari mana. karena saat ini semua terasa berkabut.

buat sodara-sodaraku yang gak sempat jadi, gue, viny. gue bakal buktiin ke lo semua, kalo gu gak bakal jadi pemenang yang kemudian jadi pecundang. ue bakal terus jadi pemenang. gue minta doa lo semua dari sana yah...


dengan cinta, untuk sodara--sodaraku yang gak sempat jadi.

siluman taik cicak


assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
selamat malam para viniriah wal jama'ah, para makhluk Tuhan yang selalu setia mencukur ketek dengan gunting kuku, dan manusia-manusia binal yang berusaha menjadi malaikat di bulan yang penuh barokah ini. (buat yang ngerasa bener-bener binal, selamat anda gak sendiri karena gue juga ngerasa banget).

di hari yang hampir fitri ini, dalam hal ini kita sebut saja fit, ada sebagian manusia setengah dewasa yang memilih untuk dijadikan sebagai bulan-bulanan oleh sebagian manusia lainnya dalam lingkungan bumi kecil penuh paradigma yang biasa disebut kampus.

gue juga kurang ngerti dengan bahasa gue yang diatas karena agak diberat-beratkan. tapi harus begitu memang, karena gue sekarang adalah mahasiswa. sekali lagi, MAHASISWA. karena gue gak mampu jadi Maha Esa, maka gue memilih alternatifnya yaitu mahasiswa.

ya, gue yang notabene adalah remaja putri cantik yang baru selesai melepas seragam putih abu-abu, kini harus menggunakan seragam baru tak kalah wownya, putih-hitam alias taik cicak. seolah menjadi siluman taik cicak berjalan, gue setiap harinya dengan waspada mode on berjalan ke arah fakultas gue dengan harapan gak bakal ada senior yang ngeliat gue terus nyuruh gue nyari bulu dinosaurus. ya, saking anehnya permintaan para senior, gue sampe gak bisa nebak apa yang mereka mau sebenarnya. ternyata raditya dika salah besar. senior lebih berbahaya daripada cewe ababil. dan satu-satunya cara menghadapi senior adalah dengan pura-pura mati.

udah empat hari gue make seragam siluman itu. gue bangun jam lima pagi, eh salah. maksud gue gak tidur sampe jam lima pagi, terus langsung siap-siap buat ke kampus karena dikumpul setengah tujuh sama manusia paling benar di kampus, yang mulia senior.
udah empat hari juga gue bergelut dengan banyaknya sms yang masuk tiba-tiba dan gue gak tau rohnya siapa yang ngirimin itu.
udah empat hari gue coba nyari segala sesuatu yang berbau SMA, tapi dari semua yang gue cari, cuma satu yang bisa gue pastiin kalo gak ada yang bakal sama kecuali kompetisi.

seperti di sma dulu, waktu gue pake putih-abu2, gue rajin datengnya pada dua hari pertama. dan selanjutnya?.... gak, gue gak terlambat, gue cuman agak terlebih jamnya saat datang ke sekolah. dan itu pula yang terjadi pada saat gue sudah memakai seragam siluman ini.

sejauh ini gue masih ngerasa baik-baik aja dalam balutan busana siluman ini ataupun saat berdiri di kampus merah gue. tapi apakah akan terus baik-baik saja seperti ini? gue juga gak tau.
oh ia, sekedar informasi, gue anak ilmu komunikasi loooh.
kenapa gue milih komunikasi?
yang pertama karena gue suka ngomong, maknnya gue pengen tau gimana caranya ngomong yang baik dan benar. sedangkan alasan kedua gue yaitu sama kek alasan pertama.

gue adalah anak ilmu komunikasi. gue cewek, gue unik, dan gue radikal !!!!

ketidakjelasan RUNI VIRNITA MAMONTO

Apa yang kurang jelas?
Matanya? Hidungnya? Bulu keteknya?

Langsung saja ke TKP.

Alkisah kejadiannya adalah di sekolah sebelum jam pulang sekolah.
Siang itu masih seperti biasa.
Burung masih berkicau indah,
Tidak ada kelelawar di siang hari,
Dan geral si anak tukang kantin masih ngiler di meja guru.

Waktu itu kita (gue, nisa, tika sama si lia) lagi liat2 absen.
Nah disitulah perbincangan maut kita dimulai.
Birahi kesombongan gue level 9. Gue bilang deh

"Eh nama gue ada artinya loh." Kata gue bangga.

"Gue juga". Nisa gak mau kalah.

Dan semuanya juga bilang nama mereka ada artinya. Guepun yang tadinya merasa anak berarti, anak terpandang dan anak paling dinantikan lahir di dunia sontak runtuh gara2 ternyata bukan cuman nama gue yang ada artinya.

Dimulai dengan nisa yang namanya "Andiri Nisa Syarifah". Andiri itu katanya gabungan nama mama sama papanya, nisa itu perempuan, syarifah itu berwibawah apa bermimpi, gue lupa.
Gak nyangka gue arti namanya si nisa dalem banget.

Lanjut ke Lia. Gadis berkacamata ini nama lengkapnya "muliawati suratenojo".
Muliawati artinya wanita yang mulia. Sedangkan suratenojo itu nama belakang keluarganya.
Gak salah namanya muliawati, dia adalah orang paling gak berpotensi buat jadi toa di kelas.

Terus si Tika. Ini namanya "Kartika Sari Dewi". Artinya pokoke cewek buanget. Ada kata2 yg nunjukin dia ayu gitu.
Gue udah gak konsen waktu denger penjelasan si tika tenteng namanya.
Karena gue mulai mikirin nama gue yang kayaknya kurang lengkap alias ngegantung.


Nama lengkap gue adalah "Runi Virnita Mamonto".
Runi : RUsmin masNI (nama bonyok gue)
Virnita : VIRgo gemiNI waniTA (zodiak bonyok. sama keterangan kalo gue wanita)
Mamonto : nama marga gue.

Yang membingungkan gue adalah kalo nisa yg udah ada syarifah sbg keterangan kalo dia itu wanita yang suka berjuang,
Si lia itu ada mulianya yg menjelaskan kalo dia wanita mulia,

Sedangkan gue?
Nama gue tersendat di kata WANITA.
Entah wanita seperti apa gue bingung.
Apakah wanita penikmat senja?
Wanita penggemar JB?
Atau wanita pencari upil?
Gue juga bingung.

Yang jelas gue pengen sesuatu yang lebih jelas ada si nama gue.
Sesuatu yg menjelaskan personality gue.
Contoh : Runi Virnita Cantika Mamonto
Gitu kan jelas kalo gue ini...
Ah malu nulisnya. Hehehe


Tapi satu hal yang gue syukuri yaitu.
SM*SH tercipta 2011 bukan 1993.
Seandainya SM*SH booming pas gue lahir,
Gue yakin mama ngasih gue nama :
R*NI VI*NITA MA*ONTO

mbo' minyi




alkisah dimulai ketika Runi virnita Mamonto tiba di makassar untuk menjalani tes masuk perguruan tinggi negri atau yang umumnya disebut SNMPTN. ya, awalnya gue kesini buat tes doang, dan seminggu kemudian pulang. tapi rencana berbalik 180 derajat ketika sodara-sodara gue beranjak pulang satu-persatu mendahului gue, dan alhasil hanya tersisa gue dan sodara gue yang sekarang sedang hamil dan dalam masa mengajukan proposalnya ke kampus. ge yang pada dasarnya alhamdulillah sampe saat ini masih manusia, otomatis gak tega dan gak dibolehin juga buat ninggalin sodara gue yang sedang hamil buat pulang ke kampung halaman tanah air tercinta kotamobagu raya, MERDEKA!

karena beliau hamil gede sementara suaminya berada nun jauh di Jakarto, maka satu-satunya orang yang berhak dan layak buat membersihkan rumah dan sekitarnya adalaaahhh GUE. guepun beberapa minggu ini mulai menjalankan pekerjaan gue walaupun sebenarnya gak ada yang nyuruh gue.dan dengan kesadaran gue yang teramat tinggi itu, guepun mulai diolok-olok sama sodara gue yang hamil. kita beri nama dia Mia (nama samaran). dia mulai ngomong gini kalo ngeliat gue lagi nyapu "yang bersih yah mbo'minyi" dan kalimat itu akan dia teruskan dengan tawa yang meraung-raung. dan dengan keadaan sadar tanpa paksaan guepun ikut ketawa. entah karena gue bego' atau gue ngerasa pantes diketawain.

maka dengan sadar dan percaya gue mengucapkan janji mbo'-mbo'an kepada diri gue sendiri yaitu :
1. tidak akan membiarkan piring kotor berada di toilet
2. memastikan lantai bebas dari kuman dan memberinya makan 3 kali sehari
3. menjemput setiap tamu yang datang dengan senyum yang ramah, kecuali tamu tersebut adalah Kevin Julio, maka bakal gue jemput dengan teriakan histeris dan disul dengan pingsan.eh, gak ah. cium dia dulu baru pingsanan.
4. tidak membiarkan sembarang orang menggunakan kecap sembarangan sehingga mengakibatkan kecap habis tidak pada waktu yang tepat (maaf, terbawa suasana)

demikianlah janji mbo'-mbo'an gue, mudah-mudahan aja bisa gue ta'ati dan patuhi denagn baik dan cantik.

nama minyi itu sendiri sebenarnya adalah nama mendiang hamster gue yang sebenarnya kehilangannya adalah misteri buat gue. menurut gue dia bukan hilang tapi sengaja dihilangkan. untuk kabar lebih lanjut, gue bakal nyelidikin terus gimana caranya minyi bisa hilang.
terus kenapa gue dipanggil mbo' minyi? untuk urusan itu gue juga agak bingung. kok nama gue diganti sama nama mendiang hamster gue? apa jangan-jangan setelah hamster gue yang menghilang secara misterius maka selanjutnya gue? oh tidaaakkk.. tidaaaaaaakkkk!!!

MUG

tepat pukul 03:47 waktu setempat. masih ada selimut yang menutupi kaki kanan sarah, dan kaki kirinya yang terurai indah di atas seprai belang-belang putih dan abu-abu. sesekali ia menggigit bibir bawahnya dengan dua gigi seri depannya, dan setelah kesakitan dengan gigitan yang ia ciptakan sendiri, maka iapun mulai beranjak dari kasurnya yang sejajar dengan lantai dan berjalan setengah sempoyongan kearah tempat dimana gelas dan piring berjejer rapi. sarah mengambil satu buah mug kesukaannya, berwarna putih dan bertuliskan huruf abstrak.

sarah menyalakan tv. menyetel siaran tv ke gambar yang mungkin ingin ditangkap oleh indranya. sarahpun duduk dengan posisi memeluk kedua kakinya. sarah meletakkan mugnya di samping kanan kelingking kakinya. lagi-lagi malam ini sarah tidak bisa menutup matanya. semakin ia memaksa, maka semakin kuat pula paksaan untuknya tidak menutup mata.

entah berapa kali Sarah melakukan aktifitas bengongnya ini pada lewat tengah malam. ditemani mug dan suara tv yang tidak pernah masuk dalam list perhatiannya. lagi-lagi insomnia. kata itu seolah jadi rutinitas sarah setiap malamnya. bukan karena paginya dia tidak memiliki aktifitas apapun, tapi entah kenapa satu alasan kuat yang membuatnya tidak bisa tidur adalah bayangan yang terlalu kuat hingga seperti nyata dan menahannya untuk memasuki alam bawah sadarnya.

lagi-lagi Keyn. Keyn yang seolah menaruh lem di kelopk mata sarah sehingga sekuat apapun dia berusaha memejamkan, maka sekuat itu pula Sarah merasakan sakit karena daya tarik lem itu lebih kuat dari hasratnya untuk tidur.

Sarah selalu ingin tidur karena ingin cepat-ceat melihat matahari yang memastikan bahwa itu sudah besok sehingga bisa cepat bertemu dengan keyn, tapi ternyata bayangan keynpun mampu menahannya untuk tetap terjaga dengan segala kilas balik kejadian tadi siang.

Sarah tersenyum geli sembari mengambil kembali mugnya dan meneggak air yang tersisa. Keyn lagi. seolah tiada spasi di otak Sarah untuk berhenti memikirkannya. sarahpun merasa janggal dengan tubuhnya yang makin lama makin menurut pada perintah hatinya dan bukan pada otaknya. tapi apa daya Sarah. dirinya bahkan merasa bahagia dengan penyiksaan yang direkayasa hatinya sendiri.

keyn masih di sana dengan senyumnya yang membunuh kepribadian sarah yang tangguh. Sarah makin lunglai melawan semua yang dieluh-eluhkan hatinya. Keyn lagi dan lagi.
Sarah tak tah rumus apa atau ramuan apa yang dicampurkan Keyn kedalam kehidupannya hingga membuatnya seolah kehilangan kunci borgolnya yang membuatnya tak bisa keluar dari label Keyn.

Sarah kembali meraih mugnya dan mengguyurkan air didalamnya ke tenggorokannya yang sebenarnya tidak terlalu kering. sarah hanya ingin mendapatkan keheningan. hening yang berarti dunianya tanpa bayang-bayang Keyn. dan keheningan itu akan ia dapatkan ketika ia minum dengan mug kesayangannya itu. Sarah seolah melakukan perlawanan dengan imajinasinya yang berusaha menggenggamnya dalam kotak yang berjudul Keyn.

Sarah menatap mug yang kini ia pegang dengan kedua tangannya sambil duduk bersila di depan tv yang sedari tadi tidak ia perhatikan. ia merasa bersyukur lebih dulu menyukai mug tersebut daripada Keyn. entahlah kalau ia lebih dahulu menyukai keyn emudian mugnya. mungkin dia tidak akan pernah mendapatkan dirinya dalam keheningan. seolah mugnya adalah karpet merah yang membawanya masuk ke dalam dunianya sendiri. dunia sarah tanpa Keyn yang membuatnya terbebas dari siksaan batin yang diciptakan hatinya sendiri. siksaan yang hanya ia pendam sendiri bersama hasrat mencinta dalam konteks terlarang.

 

Presiden Kelinci © 2012 | Muda, Bermutu dan Selera Semua Umat
Redesigned by @sleepingpasa